Wednesday, 22 November 2017

La Tulipe Two Function Cake (New Formula) Review

Halo, pembaca sekalian

Saya harap para pembaca blog saya yang cakep2 selalu berbahagia J
Berhubung yang saya review pada kesempatan ini adalah produk lokal Indonesia, maka saya posting pakai Bahasa Indonesia saja.

Saya mau cerita soal bedak yang saya pakai sudah lebih dari 4 bulan sampai saat review ini diketik. La Tulipe Two Function Cake New Formula ini adalah versi yang telah diperbaharui dari produk yang beredar sebelumnya. Saya belum pernah beli yang versi sebelumnya jadi saya tidak bisa membandingkan apa bedanya. Saya membeli bedak ini sebab two way cake punya saya waktu itu sudah habis. Tadinya saya ke konter Sariayu buat kepoin compact powder barunya, tapi malah tergiur sama kata2 mbak SPG yang menawarkan produk ini. Katanya daya cover bedak ini bagus. Jadilah ini yang saya bawa pulang. Ea kalau habis beli tapi ngga dibawa pulang namanya barang ketinggalan atuh, neng :D

Berikut penampakan dus box nya bagian depan


*Nama dan Deskripsi Produk
La Tulipe Cosmetiques Two Function Cake New Formula ini adalah bedak padat yang juga sekaligus mengandung alas bedak atau foundation. Bedak jenis ini biasanya banyak dikenal dengan nama Two Way Cake.
Saya suka dengan bedak jenis ini sebab praktis buat saya yang kadang malas pakai alas bedak. Kalau pas buru2 diajak ke kondangan atau acara, tinggal cuci muka lalu dab dab ini bedak dan pakai lipstick yang cetar mantap, ganti baju dan langsung bisa berangkat. Kalau ada sisa waktu barulah bisa menambahkn blush on, maskara, pensil alis dan lainnya :D


Gambar di atas adalah penampakan bagian belakang dus box
Terdapat informasi produk dan label halal MUI

La Tulipe Two Function Cake ini murni untuk make up, jadi tidak ada skincare properties dalam kandungan formulanya.
Saya rasa target konsumen bagi produk ini adalah perempuan dari usia dewasa.

*Harga dan Tempat Pembelian
Saya beli bedak ini dengan harga sekitar IDR 46k di konter resmi La Tulipe di Matahari Dept. Store. Lagi ngga ada diskon waktu itu, hikz...

*Packaging
Saya salut dengan La Tulipe yang memperhatikan kemasan dari produk ini.  Dus luarnya terkesan mewah dengan bahan karton yang tebal dan tampilan motif yang berkilau keperakan. Tampilan kotak pembungkusnya membuat produk ini menarik perhatian ketika dipajang di rak kosmetik.
Ketika saya buka dusnya, dalam kartonnya ada semacam kertas spons yang membungkus wadah bedak buat menahan dari benturan.

Bagian depan wadah bedak

Soal wadah bedaknya, bagus saya suka. Bentuknya kotak dan bahannya dari plastik, cukup tebal dan kokoh. Punya saya pernah jatuh (atau memang dibanting pas lagi baper >.<  *abaikan) tapi ngga apa2, baik2 saja, bedak di dalamnya pun masih utuh :D Warnanya putih dengan aksen krom di tepi, desain kotak wadah bedaknya nggak murahan. Cukup cantik buat dipamerin pas dibawa kemana2 :D (Buat yang hobi pamer wadah bedak >.<)

 Bagian dalam kompartemen bedak

Di dalam case bedak ada kaca yang cukup lebar selebar ruang kotak wadah dan lumayan cling buat dipakai ngaca.


Bagian bawah tempat penyimpanan spons bedak

Satu lagi yang saya suka dari case bedak ini adalah adanya ruang terpisah buat menyimpan spons bedaknya, jadi lebih higienis. Walaupun desain begini mungkin membuat kotak wadah bedak menjadi lebih tebal, tapi saya malah suka yang seperti ini. 


Di bagian bawahnya ada lubang angin2 supaya ada pergantian udara di ruang spons bedak agar si spons kelembabannya terjaga.

Berhubung case nya bagus, kokoh dan awet, berikutnya kalau mau repurchase, saya mau cari refilnya saja biar hemat, he he...


Keterangan Kode Shade ada di bagian samping bedak
beserta exp date dan kode POM

*Shade
Soal warna, kulit saya ini kan bisa dibilang masuk ke sawo matang, jadi mbak SPG nya menyarankan warna kode Y30 yang menurut saya tone kuningnya lumayan kenceng walau ada campuran beigenya sedikit. Hhmm... begitu saya buka lagi d rumah, wah kayaknya cocok ini masuk ke kulit saya kalau saya pas lagi banyak main kena matahari siang atau habis berjemur di pantai sampai puas :D Tapi kalau saya banyak diam di rumah kayaknya shade yang saya dapat ini rada kegelapan dikit. Hhmm... kayaknya lain kali kalau saya beli bedak, shadenya saya mau pilih sendiri saja, sebab beberapa kali kejadian SPG milih shade yang kurang pas menurut saya. Apa gara2 lighting di tempat saya beli ya, atau saya pas kesananya dalam keadaan muka kucel keringetan, ha ha :D


Seperti ini penampakan di pan bedak yang telah terpakai sebagian 

*Cara Penggunaan
Usap spons ke pan bedak lalu tekan2 lembut di permukaan kulit secara merata. Hindari menggunakan spons dengan menyeretnya atau menggosokkan keras2 di permukaan kulit sebab akan menghasilkan tampilan yang kurang bagus, disamping itu coverage bedaknya jadi berkurang ketahanannya.
Sebelum pakai bedak ini, saya sarankan untuk membersihkan wajah, lalu memakai toner, serum dan atau moisturiser terlebih dahulu.
Bedak ini juga bisa dipakai menggunakan spons basah tapi saya belum pernah coba. Saya sendiri kurang hobi menggunakan bedak jenis two way cake begini pakai spons basah, sebab kuatir merubah kualitas dari sisa bedak di pan ketika nanti akan diaplikasikan dengan spons kering lagi.

*Formula dan Tekstur
Bedak ini formulanya padat dan pekat warnanya, tapi halus tekstur butiran bedaknya. Produknya mudah diambil dari pan ketika diusap dengan spons. Ketika disapukan ke wajah, bedak ini mudah menempel dan diratakan di kulit.

Foto before (bare skin) >.< malu saiyah sodarah2
Bisa dilihat kondisi kulit asli saya yg kemerahan, pori2 besar dan ada sedikit pimples 

Foto after pemakaian bedak, 1-sd 2 pulasan
kekurangan pada kulit saya jadi tersamarkan

*Coverage
Menurut saya, bedak ini termasuk bagus kemampuannya dalam menutupi kekurangan pada kulit. Di gambar bisa dilihat kulit pipi saya yang ada kemerahan dan jerawat kecil2 bisa disamarkan dengan baik dalam sekitar satu sampai dengan dua kali pengaplikasian bedak.
Menurut saya daya cover bedak ini berada dalam range antara medium ke almost full coverage.
Coveragenya buildable ngga? Kalau menurut saya hindari terlalu banyak build coverage dengan bedak ini sebab hasilnya bakal kelihatan tebal macam topeng, juga gampang cakey. Satu atau maksimal dua kali pengaplikasian bedak menurut saya sudah cukup.

*Finishing
Bedak ini hasil tampilannya cenderung matte tapi nggak full/ flat matte. Kalau diperhatikan, ada shimmer halus banget yang memberi sedikit glowing, ini bisa mendukung tampilan wajah kita untuk kelihatan lebih segar dan bercahaya.
Bedak ini mampu membuat tampilan kulit kita terlihat lebih halus dan merata. Ini mantap banget terutama buat orang yang pori2nya besar kayak saya, bedak ini mampu membantu menyamarkan.

*Lasting Power
Dengan kondisi kulit saya yang kombinasi cenderung berminyak, bedak ini bisa tahan kurang lebih sampai 5 jam. Ketika kulit saya mulai keluar minyak atau keringetan, tampilan bedak ini jadi agak glowy di kulit saya. Ketika memakai bedak ini dan kulit mulai berminyak/ berkeringat, baiknya diblot terutama di area T agar tampilan bedaknya ngga cakey. Menurut pengalaman saya sih bedak ini paling hanya agak cakey di area hidung saja ketika berkeringat.
Kebanyakan bedak yang saya coba memang rentan cakey di bagian hidung sebab itu adalah bagian wajah saya yang paling berminyak. 
Kadang bedak ini agak sedikit oxidize di saya setelah 3 jam dipakai tapi sepertinya tergantung juga sama adonan dasar yang saya gunakan. Ada kalanya bedak ini tetap menempel dengan baik tanpa tanda2 oxidize. Saya belum mencermati lebih lanjut soal ini.
Kalau soal daya oil control, menurut saya bedak ini standar kemampuannya dalam mengontrol minyak di wajah saya. Kulit saya kombinasi cenderung berminyak, setelah 2 jam pemakaian sudah mulai muncul tanda2 berminyak di sekitar hidung.
Kalau soal transfer, ya bedak ini agak transfer sih kalau wajah kita pas berminyak dan nempel di layar handphone misalnya. Tapi bedak ini kalau kena keringat tidak akan gampang ‘meleleh’ koq, daya lekatnya di kulit cukup baik.

*Bisa dipakai touch up kah?
Kalau menurut saya, bedak ini bukan bedak yang ideal digunakan untuk touch up sebab formulanya ‘tebal’ dan berat. Bedak ini beresiko memberikan tampilan cakey jika dipergunakan untuk touch up sering2. Saran saya jika memakai bedak ini, daripada ditouch up dengan bedak yang sama, lebih baik bersihkan wajah dan mulai memakai bedak dari awal.

*Isinya bisa dipakai berapa lama?
Bedak ini lumayan banyak isinya, 13 g. Formulanya pekat dan tebal jadi satu usapan spons aja sudah bisa cover banyak area di wajah. Bisa dipakai lama sepertinya, bisa lebih dari 2 bulan. Saya ngga tiap hari sih pakainya sebab selang seling dengan bedak tabur.

*Skin Tolerance
Ketika sedang tidak bermasalah, kulit saya bisa menerima produk ini dengan baik, namun setelah berbedak seharian saya akan langsung membersihkan wajah sampai bersih agar pori2 saya tidak tersumbat.
Ketika saya sedang rentan berjerawat atau sedang sangat sensitif, saya akan libur memakai produk ini atau jarang2 pakai. Sebab bedak ini formulanya berat dan tidak cocok bagi kulit yang sedang rentan berjerawat karena berpotensi memperparah.
Saya rasa bedak ini bisa cocok untuk semua jenis kulit. Bedak ini juga tidak membuat kulit kering.

Nah sekarang, berikut ringkasan pendapat saya terhadap produk ini.

Apa yang saya suka dari produk ini?
- mudah dibeli di banyak toko di kota tempat saya tinggal
- harganya termasuk terjangkau
- terdapat label halal MUI 
- isinya lumayan banyak dan bisa dipakai untuk waktu yang lumayan lama
- kemasannya kokoh dan bagus
- daya covernya bagus
- teksturnya halus
- mudah menempel dan diratakan di kulit
- tampilannya semi matte, ada shimmer halusnya mampu membuat wajah terlihat lebih segar

Apa kekurangan dari bedak ini menurut saya?
- mengandung fragrance dimana saya kurang suka
- mengandung paraben (beberapa orang lebih memilih produk paraben free)

Siapa yang kira2 bakal suka dengan produk ini?
Adalah mereka yang :
- ingin bedak dengan coverage medium to almost full
- tidak sedang memiliki kulit sensitif atau berjerawat
- memiliki warna kulit yg bisa cocok dengan pilihan shade yang ada (tone range kulit orang Indonesia)

Kesimpulan saya :
Saya suka produk ini. Ini produk dengan kualitas bagus dibandrol harga yang masih terjangkau.

Apakah saya bakal repurchase? Iya. Apalagi kalau pas ada diskon, eaaa... :D namanya juga emak2 paling suka sama yg namanya diskon.

Bagaimana pendapat kalian? Silakan berbagi cerita di kolom komentar ^^




4 comments:

sigitbangil said...

Like this

dini setiyorini said...

Haiii, seneng deh ternyata masih aktif menulis sampai sekarang. Temen2 blogger lama banyak yg mulai berguguran, tergantikan yg baru2 dan sangat aktif yaa
Two way cake aku malah gak punya lhoo, lebih suka yang tabur, malah kadang gak bedakan hehehe
Salut tapi ama La Tulipe, salah satu produk lokal yang terjangkau dan kualitas cakep menurutku

Eh ayoo ganti TLD, aku malah nyesel gak dari dulu

www.dinithestories.com

Deasy W said...

Hai, thank u udah mampir dimari :)
Saya juga baru aktif lagi he he...
Saya juga punya bedak tabur dan pakainya gantian sama twc

iya ya saya blm kepikiran ganti tld

Zidni Kh said...

Saran saya kalo mau lebih coverage pake cover foundation latulip deh di bagian pori2 besar. Misalnya di pipi, dan jidat. Hasilnya lebih bagus.


Utk wajah yg berminyak mnrt saya sarankan setalah pake compact powder sapukan bedak marcks pakai kuas, ini akan mengurangi atau melambatkan keluarnya minyak. Lebih matte make upnya dan gak perlu touch up lagi.



Ohya.... klo lagi kepepet dan gak pas waktunya dan kebetulan minyak udah banyak. Lap lap aja pake spons yg gak perlu dikasih bedak krn di spons pasti ada sisa2 bedak.