(Catatan : review ini hanya untuk berbagi pengalaman, tidak
ada unsur promosi atau motif lain)
Review : Fair &
Lovely Krim Pencerah multi VITAMINTM
Maap atas gambar yang pas2an, maklum kamera ngga mumpuni :D
Deskripsi Kemasan :
Untuk kulit tampak cerah bersih
Mempersembahkan Fair & Lovely
MultiVITAMIN dengan teknologi Tri-Fair Complex yang bekerja pada problema untuk
mendapatkan kulit tampak cerah bersih*:
Penggelapan kulit, Noda pada kulit,
Warna kulit yang tidak merata
Hasilnya Bukan hanya membuat kulit
tampak cerah, tapi kulit tampak cerah bersih*
*Secara terukur menyamarkan
penggelapan, noda pada kulit, warna kulit yang tidak merata dengan penggunaan
teratur.
Kemasan : Sachet
9 gr (tersedia juga kemasan ukuran tube)
Ini situsnya :
Kali
ini aku mereview produk yang lumayan murce keluaran Unilever. Sesuai deskripsi
kemasan ini produk pencerah kulit. Unilever adalah worldwide brand dan produk
ini udah dipasarkan di banyak Negara termasuk di sini (aq ngga tahu formula
produk di tiap Negara sama apa ngga). Dulu produk ini booming di India dan laku
keras di sana, mungkin karena harganya yang affordable n banyak yang cocok
memakainya (ranked 4. in Economic Times survey of 180 top brands
in 2001 and 2002 & ranked 7. in the Economic Times survey in 2004 India). Yah, namanya juga orang Asia, obsesinya pasti pengen punya kulit
putih (termasuk juga yang nulis, ehm dulunya si he he).
Pertama
kali tahu produk ini gara2 lihat iklannya Nikita Willy dan jadi penasaran, aku
nyari di indomaret, alfa, giant dan hypermart ngga ada yang jual, sempet nyari
di Boston Drugs juga. Kemudian, disuatu minggu pagi yang cerah dan bersinar
(lebai…) aku nganter mama ke pasar, ngeliat kios sembako yang juga memajang
rentengan sachet ini produk, langsung deh samber. Harga 1 sachet Cuma Rp. 3000
(Feb 2012), murce bo’. Aku cuma beli 1 sachet coz yang namanya produk murah
selalu bikin aku curiga (semacam beberapa kali jadi korban beberapa produk brand
lokal yang murce). Bahan2 aktif di krim ini adalah vitamin B3, derivat vitamin
C dan vitamin E.
Kandungan Bahan :
Water, Staric
Acid, Niacinamide, Glycerin, Isopropyl Myristate, Ethylhexyl Methoxycinnamate,
Titanium Dioxide, Cetyl Alcohol, Dimethicone, Potassium Hydroxide, Butyl
Methoxydibenzoylmethane, Perfume, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl
Acetate, Allantoin, Methyl Paraben, Phenoxyethanol, Propyl Paraben, Aluminum
Hydroxide, Disodium EDTA, Pyridoxine HCl, Zinc Oxide, Alumina, BHT.
Tekstur :
Krim putih yang
berwarna agak shimmer dikit, non greasy, wanginya mengingatkan wangi sabun
mandi, ringan dan ngga lengket, mudah meresap dengan finishing matte yang
meninggalkan efek ‘cerah’ instant di kulit setelah pemakaian (setelah berkeringat
efek ‘cerah’nya memudar coz coverage krim ngeblend dengan warna asli kulit).
Kondisi dan
problem kulitku : kombinasi-berminyak, sensitif, gampang terlihat kusam dan
warna kulit ngga rata (Hi hi jadi malu)
Tekstur
krim produk ini mengingatkan saya dengan Ponds white beauty, ada kemiripan secara
sama2 keluaran unilever wajar saja lah. Pertama kucoba pakai di pagi hari, Cuma
butuh sedikit aja untuk pemakaian ke seluruh wajah dan leher. Produk ini
lumayan wangi menurutku tapi ngga mengganggu, wanginya mengingatkan aku sama
bau bau sabun mandi (skincarenya unilever rata2 emang wangi) cmiiw. Teksturnya
aku suka karena mudah meresap di kulit, non greasy, non sticky, ringan dan
memiliki coverage tipis yang meninggalkan efek cerah di wajah seketika setelah
diusapkan, tapi nantinya lapisan ‘cerah’nya memudar ketika warnanya ngeblend
dengan warna asli kulit pas kita udah keringetan. Skali lagi ini mengingatkanku
ama efek setelah memakai Ponds white beauty atau flawless white yang memiliki ciri
khas efek yang sama. Krim ini ngga membuat kulit berminyakku tambah berminyak,
kebalikannya, sepertinya ini krim punya unsur oil control.
Aq memakainya sebagai dasar buat
liquid foundie-ku, hasilnya lumayan bikin liquid foundie-ku lebih nempel di
wajah. Kandungan pelembab di krim ini mungkin pas untuk kulit normal sampai kombinasi
berminyak tapi aku rasa kurang moist untuk dipakai buat kulit kering atau kulit yang dehydrated. 3 minggu
pemakaian, krim ini hanya sedikit mencerahkan kulit saja (hanya sedikit saja),
dari awal aku emang ngga berharap banyak soal efek pencerah. Soal melembutkan kulit, aku ga bisa bilang coz ngga ngerasain efek itu.
Kelebihan :
- Harga sangat sangat terjangkau
buatku (1 sachet = Rp. 3rb saja)
- 1 Sachet bisa tahan hampir 3
minggu (Irit bo’)
- tekstur ringan, mudah meresap,
ngga lengket, ngga berminyak
- hasil matte dengan ‘coverage’
yang meninggalkan efek ‘cerah’ sementara di wajah
- ngga menyumbat pori dan ngga
bikin komedo atau jerawat (di kulitku, tapi tiap orang beda, kalo yang lagi jerawatan jangan pakai ini)
- bisa dipakai buat dasar sebelum
foundation
- ngga berminyak karena ini
water based dan ada oil control
- cukup melembabkan
- ada bahan perlindungan UV meski
ngga disebutkan Spf berapa
Kekurangan :
- Wanginya lumayan meski ngga
bisa dibilang mengganggu
- mengandung alkohol
- efek pencerah hanya sedikit sekali hasil yang terlihat
- harus cepat diblend begitu krim
dioleskan karena krim cepat mengering di wajah, kalo terlambat ngeblend,
jadinya bakal ngga rata
- Perlindungan UV-nya rendah (tidak disebutkan Spf berapa
pula)
Yang mungkin cocok :
- menginginkan pelembab ringan untuk sehari-hari
- kulit normal sampai kombinasi-berminyak
- yang bisa toleransi alkohol dan parfum dalam skincare
- yang ingin mencari pelembab dengan finishing matte dan oil
control lumayan
Yang mungkin tidak
cocok :
- kulit kering
- tidak suka alcohol dan parfum dalam skin care
- butuh Spf tinggi
- Ingin krim dengan kandungan pelembab lebih banyak (rich n moist)
- Ingin memutihkan kulit (krim ini hanya sedikit mencerahkan)
- kulit sangat sensitif
Berniat untuk beli lagi? Mungkin. Krim
ini lumayan cocok kujadikan dasar (base) buat alas bedak punyaku karena ini
krim bisa ngeblend dengan gampang dan membuat alas bedak lebih menyatu dengan
kulit. Dan yang penting, harganya sangat terjangkau, bener2 irit bo’!
Update :
Setelah sering dipakai, di kulitku makin lama koq agak kering ya, semacam oily-dehydrated gitu. Sepertinya aq kurang cocok kalo dipakai buat sehari2, mungkin sesekali dipakai buat dasar foundie aja gpp kali ya.
Ini pengalamanku, bagaimana
pengalamnmu? Bisa share di komentar ^^